Butuh Museum, Budayawan Luwu Menemui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah

Belopainfo–Dalam rangka mengupayakan pelestarian dan penyelamatan arsip negara dalam hal ini bukti penghargaan piagam yang diberikan pada sosok Pahlawan Wanita bernama Famajjah bergelar Kebangsawanan Kerajaan Luwu, Opu Daeng Risadju. Sharma Hadeyang salah satu budayawan Luwu berinisiatif menemui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu pada Kamis, 18 Februari 2021 kemarin.

“Kita berharap, kedepan Luwu ini bisa punya tempat berupa bangunan penyimpanan arsip-arsip penting yang bisa menyimpan dengan aman arsip dan dokumen penting lainnya agar tidak hilang atau dimakan rayap,” pungkas Sharma Hadeyang saat dimintai keterangan melalui telepon Jumat (19/2/2021).

Sasaran kunjungan silaturahmi Sharma Hadeyang dengan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu adalah ingin mendorong dan mewujudkan adanya bangunan yang kedepan bisa dijadikan sebagai museum daerah.

Baca Juga :  Hj. Hayarna Basmin Melantik Tim Penggerak PKK Empat Kecamatan

“Sebenarnya di Luwu ini ada museum Opu Daeng Risadju (Monumen Opu Daeng Risadju), tapi sayangnya belum difungsikan dengan baik, yang lokasinya berada di samping gedung KPU (Komisi Pemilihan Umum). Bangunan itu dibangun saat kita memperjuangkan Opu Daeng Risadju jadi pahlawan nasional,” ujarnya.

Kehadiran pegiat budaya tersebut di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah pada Kamis kemarin adalah mencari bukti penghargaan Opu Daeng Risadju dalam bentuk piagam yang pernah ia peroleh secara langsung di istana negara.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Tahun 2020, Bupati Luwu Sebut Ada 8 Sasaran Prioritas

Ia mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut adalah sebuah arsip negara yang diberikan kepada Opu Daeng Risadju sebagai pahlawan nasional yang diserahkan ke pemerintah daerah oleh ahli waris dari Opu Daeng Risadju.

“Khawatirnya kalau keluarga yang simpan piagam penghargaan itu, bisa saja hilang, atau rusak. Jadi harapan saya kemarin saat menemui pak Kadis, semoga segera itu ditelusuri lalu disimpan dengan rapi. Dokumen tentang pengusulan Opu Daeng Risadju sebagai pahlawan nasional itu lengkap saya pegang, pak Kadis segera akan mengundang beberapa pihak terkait untuk membahas semua terkait usulan saya,” tutupnya.

Di waktu berbeda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu membenarkan hal terkait.

Baca Juga :  Askab PSSI Luwu Adakan Kursus Pelatih Sepak Bola Lisensi D, Berikut Jadwalnya

“Iya betul, kemarin Ibu Sharma Hadeyang datang menemui saya guna bersilaturahmi dan membincangkan terkait pengarsipan dokumen tentang penghargaan atas kepahlawanan Opu Daeng Risadju,” terang Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Rahmat Arifuddin.

Rahmat Arifuddin menjelaskan bahwa hal tersebut sejalan dengan 2 prioritasnya dalam mengawali langkah kerjanya sebagai kepala dinas yang baru sejak dilantik 2 bulan lalu. Adapun 2 hal prioritas tersebut yaitu menelusuri arsip kuno tentang sejarah dan budaya Tana Luwu dan menjalankan program dari perpustakaan pusat yaitu transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” tutupnya.

Reporter. : Fitri M
Penulis. : Fitri M
Editor. : Alam Akkitanawa

Written by 

Related posts

Komentar