Penulis Asal Luwu Juara 1 pada Event Photovoice Competition ISJF 2021

Belopainfo — Usai lolos seleksi antologi puisi angkatan sastra 2021 PDS H.B. Jassin. Penulis asal Luwu Yusuf Gerhana, kini menjuarai Pre-event Photovoice Competition International Social Justice Forum (ISJF) 2021 yang digelar oleh Indonesia Social Justice Network (ISJN). Rabu (09/06/2021).

Yusuf terpilih sebagai juara 1 setelah tim juri menyampaikan pengumuman tersebut melalui zoom meeting pada kegiatan diskusi Talk Series #3 dengan tema Menyuarakan Keadilan Sosial Melalui Photovoice.

Pada kegiatan diskusi tersebut menghadirkan tiga Narasumber yaitu Akademisi/Musisi Ari Palawi S.Sn., M.A., Ph.D. Pengajar dan Antropologi Visual, Departement Antropologi Universitas Gadjah Mada (UGM) M. Zamzam Fauzanafi SAnt. MA. dan P.h. D. Candidate Media and Communication University Of Western Australia Elis Z. Anis. M. A.

Baca Juga :  Pembangunan Mako Brimob di Walenrang Berdampak Positif Bagi Daerah Luwu

Ketiganya juga sekaligus sebagai tim juri Pre-event Photovoice Competition ISJF 2021 dengan tema utama Memadukan Teori dan Praktik dalam Memberdayakan dan Meningkatkan Praktik Keadilan Sosial akibat Dampak Pandemi Covid-19.

Usai diskusi, pengumuman disampaikan oleh tim juri ISJF yang diwakili oleh Elis Z. Anis. M. A. dengan menyebut Yusuf Gerhana terpilih sebagai juara 1 dalam competition ISJF 2021 dari 22 karya.

Yusuf Gerhana mengikutsertakan karyanya dalam bentuk dokumentasi berupa foto dari desa dengan narasi yang mengangkat isu tentang bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan potensi desa yang ada untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Baca Juga :  Plt. Gubernur Tanda Tangan Berita Acara Penetapan TKKT VIII Karang Taruna Sulsel

Pada foto yang ia ikut sertakan kemudian dinarasikan dengan judul Jawaban Atas Keresahan Masyarakat dalam Peningkatan Ekonomi Desa.

“Alhamdulillah saya tak pernah berpikir bisa dapat juara dalam kompetisi ini bahkan sampai terpilih sebagai juara satu pada kategori umum, tujuan saya mengikuti kompetisi ini adalah untuk terus belajar dalam bercerita tentang desa-desa yang ada di Luwu,”ujar Yusuf Gerhana pada wartawan Belopainfo.id.

Ia berharap melalui pengalaman ini, ada banyak kemudian penulis-penulis yang lahir di Tana Luwu yang mampu bersaing dengan penulis dari berbagai daerah.

Baca Juga :  Bupati Luwu Pantau Aktivitas Plywood Eksport PT.SGS

“Semoga ini bisa menjadi stimulus untuk generasi di Luwu untuk mengembangkan potensi mereka khususnya dalam bidang kepenulisan sehingga kita bisa bersama-sama berkolaborasi dalam mengembangkan literasi di Tana Luwu,” harapnya.

Selain itu, Yusuf juga berterimakasih kepada Kepala Desa Sumabu Muhammad Islam dan Warganya atas izin yang diberikan untuk mengambil gambar dan diikutsertakan sebagai salah satu syarat dalam kompetisi tersebut.

Reporter : Fitri M
Penulis : Fitri M
Editor : Alam Akkitanawa

Written by 

Related posts

Komentar