TK As Sabbua Gelar Diskusi Parenting, Camat Ponrang Beri Apresiasi

Belopainfo–Tak bisa dimungkiri, gerak langkah manusia telah banyak diselingi dunia digital di era sekarang. Keberadaan gawai misalnya. Bahkan, penggunaannya pun telah mampu di jamah dengan mudahnya oleh kaum muda alias anak-anak, hingga usia pra sekolah.

Namun, apa jadinya jikalau penggunaan HP canggih yang mampu menyuguhkan segala rupa warna warni dunia dengan hanya sekali klik, dapat dengan mudahnya dikuasai oleh anak-anak, apalagi jika tanpa pengawasan orang dewasa dalam hal ini orang tuanya?

Tentunya, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam tumbuh kembang anak. Terlebih di masa sekarang anak-anak menjadi sangat intens berinteraksi dengan dunia digital. Seperti kebutuhan belajar daring di rumah. Orang tua diharapkan bisa ambil langkah bijak menyikapi hal tersebut.

Oleh karenanya, Yayasan Pendidikan Islam Bumbungan melalui TK As Sabbua menghadirkan Diskusi Parenting bertajuk Tantangan Pengasuhan di Era Digital guna memberi edukasi ke masyarakat akan pentingnya peran serta orang tua dalam pengasuhan anak di era digital.

Pada kesempatan diskusi parenting yang digelar Rabu kemarin, 30 Juni 2021 kemarin, di area PAUD As Sabbua, Lingkungan Padang Cenrana, Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang tersebut, turut menghadirkan pembicara yang andal. Diantaranya Dr. Adjiegoena Pangeran. M.Pd yang merupakan dosen IAIN Palopo dan Nur Alam S. S.Pd selaku pendiri Rumah Baca Akkitanawa.

Selain itu, hadir pula Asriani. SE, selaku Camat Ponrang yang membuka sekaligus memantik jalannya diskusi. Dalam sambutannya, ia mengatakan bahwa penting bagi orang tua untuk mendidik anak mulai dari usia dini. Ia juga menuturkan, bahwa giat diskusi parenting ini diharapkan bisa bermanfaat bagi masyarakat yang hadir, serta mengapresiasi semangat pendiri PAUD As Sabbua, Busra Bumbungan. M.Pd atas wadah diskusi yang ia inisiasi.

Menurut Adjiegoena, dalam mengasuh anak di tengah gejolak penggunaan smartphone, orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak batas waktu penggunaan HP. Saat anak tantrum dan berontak ingin main HP dan internet atau minta ingin dibelikan mainan, orang tua tak boleh langsung mengiyakan. Perlu adanya negosiasi yang baik, agar anak bisa berkompromi.

Oleh pembicara kedua, Nur Alam menjelaskan bahwa, sebelum mengajarkan anak tentang dunia digital, orang tua yang perlu melek teknologi terlebih dahulu. Orang tua adalah model bagi anak, sehingga anak-anak akan mudah meniru apa yang ditirukan, dilakukan oleh anak-anak. Sehingga, bagi Alam, menanamkan ucapan positif, tidak kasar dan juga senantiasa mengajak anak berkomunikasi 4 mata adalah jurus jitu mengasuh anak.

Kedua pembicara tersebut juga memaparkan materi diskusi parenting dengan memberikan gambaran contoh pola pengasuhan terhadap anak mereka dengan bercermin pada pengalaman keseharian mereka, sehingga warga begitu antusias mengikuti jalannya diskusi.

Busra Bumbungan selaku pendiri yayasan sangat berterima kasih atas antusias warga yang hadir serta berharap agar orang tua sadar akan akan pola pengasuhan anak pertama dan utama ada di keluarga.

Lanjutnya lagi, dibutuhkan kolaborasi antara orang tua dan guru dalam pengasuhan anak jika anak sudah masuk jenjang pendidikan usia dini.

Reporter.  : Fitri M
Penulis.    : Fitri M
Editor.       : Alam Akkitanawa

Written by 

Related posts

Komentar