Untuk Meningkatkan Kapasitas Bendahara, BKPSDM Luwu Adakan Diklat Teknis Pengelolaan Keuangan

Belopainfo-Luwu, Senin (23/11/20). Sebanyak 40 peserta mengikuti Diklat Teknis Pengelolaan Keuangan bagi kelurahan dan kecamatan se-Kabupaten Luwu. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu di Hotel Borneo Belopa.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pengembangan potensi bagi pengelola keuangan bendahara kelurahan dan kecamatan sesuai dalam UU No 1 Tahun 2004, Tentang Pembendahaaraan Negara dan Peraturan Menteri dalam Negeri No 55 Tahun 2008, Tentang Tata Cara Penatausahaan dan Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bendahara.

Ketua panitia atau dalam hal ini sekretaris BKPSDM Luwu, Andi Muhammad Ahkam Basmin dalam laporannya mengatakan, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan potensi bendahara di tingkat kelurahan dan kecamatan dalam pengelolaan keuangan.

Baca Juga :  Kepala KMP LAN Makassar Memberikan Apresiasi pada Kabupaten Luwu, atas Penerapan Manajemen Talenta PNS

“Harapan kita bersama, teman-teman di wilayah khususnya di kelurahan atau kecamatan tak ada lagi yang kebingungan tentang urusan laporan pertanggung jawaban keuangan dan dapat menyelesaikan laporan dengan cepat,” imbuhnya

Sementara itu, sambutan dari Kepala BPSDM Provinsi Sulsel dalam hal ini diwakili oleh Kabid Diklat Teknis Fungsional Hj. Aryani Aruji mengatakan, dalam rangka meningkatkan profesionalisme aparatur sipil negara khususnya di kelurahan dan kecamatan agar mampu mengelola keuangan dengan baik dan benar.

Maka salah satu upaya yang strategis dianggap mampu berperan untuk meningkatkan kualitas aparatur melalui pendidikan dan pelatihan untuk mengelola keuangan dengan baik dan benar.

Baca Juga :  Ahkam Basmin Konsolidasi dan Bagi Sembako di PAC PP Larompong

Melalui pendidikan dan pelatihan aparatur menjadi prioritas utama untuk peningkatan transparansi dan akuntabilitas di bidang pengelolaan keuangan dan pertanggungjawabannya.

“Pelatihan ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga memiliki kemampuan dan meningkatkan kinerja dan selalu konsisten dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar,” harapnya.

Sementara itu, sambutan dari Bupati Luwu diwakili oleh Asisten III Ir. Baharuddin menuturkan bahwa dalam bidang pengelola keuangan dapat menciptakan manajemen yang efisien untuk menjamin pencapaian tujuan regulasi, kemanan sumber dana yang dikelola, ketaatan pada ketentuan yang berlaku, diperlukan pula kesamaan persepsi, tindakan secara integral dan menyeluruh dari unsur-unsur yang terkait dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah kedepan dapat mewujudkan pemerintah yang bersih dan tata kelola yang baik dengan mewujudkan prinsip transparasi dan akuntabilitas dalam menghasilkan pertanggung jawaban yang disusun secara akurat.

Baca Juga :  BKPSDM Luwu Kembali Berinovasi Melalui Manajemen Talenta ASN

“Dengan pelatihan seperti ini dapat mewujudkan proses pengelolaan keuangan yang baik secara transparan dan akuntabilitas dan mampu meningkatkan nilai audit hasil pemeriksaan kearah yang lebih baik,” harapnya.

Diklat Teknis ini, berlangsung pada 23 hingga 27 November mendatang, dengan menghadirkan beberapa narasumber di antaranya Asisten III Kabupaten Luwu, Kejari Luwu, Kepala BKAD Kabupaten Luwu, Kepala BKPSDM Luwu, BPKP Provinsi Sulsel, BPSDM Provinsi Sulsel.

Reporter. : Yusuf Gerhana
Editor.      : Asran Salam

Written by 

Related posts

Komentar