Munas APDESI Digelar, Ketua APDESI Luwu: Harapan 74 Ribu Kepala Desa Dipertaruhkan

Belopainfo — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih nahkoda baru yang akan memimpin kepala esa di seluruh Indonesia.

Kegiatan Munas tersebut akan digelar di Jakarta pada hari Sabtu, 18 September 2021 besok. Terkait dengan itu, Ketua APDESI Kabupaten Luwu, Andi Muhammad Arfan Basmin menugaskan 10 Kepala Desa untuk hadir mengikuti Munas tersebut bersama dengan utusan rekan-rekan Kades di kabupaten lain mewakili Provinsi Sulawesi Selatan.

10 kepala desa tersebut yaitu, Kades Paconne, Belopa, Malewong, Rante Alang, Papakaju, Padang Kamburi, Paccerakang, Sinaji, Murante dan Desa Kaladi Darussalam.

Arfan juga menjelaskan bahwa APDESI adalah wadah perjuangan pemerintah desa mulai dari kepala desa hingga para aparat desa. Karena Apdesi bukan hanya organisasi kepala desa sehingga pimpinan APDESI harus bisa berlaku adil dalam memperjuangkan hak-hak para aparat desa.

Ia menilai, kesejahteraan aparat desa juga perlu diperjuangkan karena mereka juga memiliki peran penting dan membantu kinerja kepala desa sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat, mereka mengabdikan diri untuk menjadi bagian dari pemerintahan desa.

“Jika Apdesi ini bisa betul-betul dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab organisasi. Saya yakin tujuan utama perjuangan akan kita capai sehingga kesejahteraan mulai dari atas sampai ke bawah akan terjamin,” imbuhnya. Jumat (17/09/21).

Arfan juga berharap, dari hasil Munas nanti dapat melahirkan pemimpin yang mampu mengajak kepala desa untuk berkarya dan berinovasi demi kepentingan warga desanya.

“Untuk itu selaku Ketua APDESI Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan saya mengucapkan selamat berkompetisi dan ingat tujuan pucuk pimpinan diperebutkan adalah untuk menjalankan amanah demi harapan 74.000 kepala desa se Indonesia,” harap Ketua APDESI Luwu.

Reporter.  : Yusuf Gerhana
Penulis.    : Yusuf Gerhana
Editor.       : Alam Akkitanawa

Written by 

Related posts

Komentar