Kelompok Dasawisma Desa Kadong-Kadong Ikuti Lomba Dasawiswa

895Views

Belopainfo-Luwu, Sabtu (21/11/20). Sebanyak delapan belas tim Kelompok Dasawisma Desa Kadong-kadong, Kecamatan Bajo Barat, Kabupaten Luwu mengikuti lomba antar Kelompok Dasawisma dan telah melalui tahap penilaian hari ini.

Terkait dengan kriteria penilaian lomba Dasawisma tersebut, Hadirah selaku pendamping Tim Penilai menyebutkan ada beberapa kategori dalam penilaian ini.

“Ada empat kategori yang telah disiapkan oleh tim penilai dan semuanya harus terpenuhi untuk memenuhi kategori tersebut dalam proses penilaian agar bisa lolos ke tahap selanjutnya,” bebernya.

Baca Juga :  Polemik Tambang di Kadong-Kadong, DLH Luwu Akan Lakukan Monitoring dan Evaluasi

Empat kategori tersebut diantaranya. Pertama, Taman Dasawisma yang melingkupi, macam-macam tanaman toga dan sayur mayur, bersih/indah dan kreatifitas. Kedua, buku tiga Dasawisma. Yaitu catatan keluarga, catatan kegiatan warga dan catatan ibu hamil, melahirkan, nifas,  ibu meninggal, kelahiran bayi, bayi meninggal dan balita. Ketiga, buku tambahan yaitu buku tamu, jempitan dan kas dan yang terakhit adalah Inovasi (Papan hatinya PKK).

Ketua TP PKK Eni Junaid mengatakan rasa antusias mereka mengikuti lomba antara Kelompok Dasawisma di Kadong-Kadong ini adalah untuk menunjukkan bahwa Kadong-Kadong mau berubah. Artinya bahwa Ketua TP PKK Kadong-Kadong punya kemampuan untuk menggerakkan warga desa khususnya PKK untuk menghayati tentang 10 Program PKK.

Baca Juga :  Bupati Luwu Mengapresiasi Desa Bonelemo dalam Penyaluran BLT DD

Pihaknya sangat bersyukur dengan kinerja dari TP PKK dan masyarakat Kadong-Kadong, meskipun masih ada keterbatasan dalam penata kelolaan Kelompok Dasawisma, namun PKK Kadong-Kadong menunjukkan bahwa selangkah lebih maju.

“Semoga ini adalah langkah awal untuk masyarakat desa agar senantiasa menjalin kekompakan dan mampu bekerjasama dengan pemerintah untuk menjadikan Desa Kadong-Kadong agar lebih maju lagi,”tuturnya.

Baca Juga :  Peringatan HKG PKK ke-48, 681 Kelompok Dasawisma Terima Penghargaan

Ia juga mengakui bahwa dalam perlombaan ini, masih banyak kekurangan dalam melakukan penataan maupun secara administrasi.

“Memang kami akui bahwa karena tenggang waktu untuk lomba ini sangat sempit, mengakibatkan banyak Kelompok Dasawisma belum dapat menyelesaikan kelengkapan administrasinya,”pungkasnya.

Dari sembilan desa di Kecamatan Bajo Barat, Desa Kadong-Kadong merupakan desa terakhir dalam proses penilaian Dasawisma. Hingga berita ini diterbitkan proses penilaian masih berlanjut.

Reporter.    : Yusuf Gerhana
Editor.         : Asran Salam

Written by 

Related posts

Komentar