Pemdes Paccerakang Menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas BPD

Belopainfo-Luwu, Sabtu (14/11/20). Dalam rangka meningkatkan kapasitas Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa Paccerakang menyelenggarakan pelatihan dan peningkatan kapasitas BPD.

Kegiatan pelatihan dan peningkatan kapasitas BPD tersebut digelar di Kantor Desa Paccerakang, dengan tema “Peran Nyata BPD dalam Upaya Mewujudkan Demokrasi Desa”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Ponrang Selatan, Kepala Desa Paccerakang Galaluddin Banneringgi, Ketua Forum BPD Ponsel, Staf Camat Ponrang Selatan, Aparatur Pemerintah desa dan BPD Desa Paccerakang.

Dalam pelatihan peningkatan kapasitas BPD tersebut, ada beberapa materi yang diturunkan di antaranya, pengelolaan administrasi dan aset, tugas, fungsi dan wewenang BPD, teknik persidangan dan tata tertib BPD dan teknik pembuatan PERDES.

Baca Juga :  Pemdes Salu Paremang Selatan Bagikan 449 Galon Cuci Tangan

Dalam sambutannya, Camat Ponrang Selatan Uparuddin mengatakan, BPD memiliki 3 fungsi secara umum, yaitu  menyusun dan menyepakati rancangan Perdes bersama kepala desa, menerima dan menyampaikan aspirasi masyarakat dan mengawasi kinerja kepala desa.

“Untuk menjalankan tiga fungsi itu, tentu BPD harus memiliki pengetahuan di dalamnya, sehingga pelatihan ini sangat perlu dilaksanakan untuk memberikan wawasan kepada BPD,” ujarnya.

Baca Juga :  Kades Salu Paremang Selatan Serahkan Masker ke Kepala Dusun untuk Dibagikan ke Warga

Sementara itu, dalam melakukan penyusunan peraturan, BPD harus merujuk beberapa perundang-undangan yang di antaranya. Undang-undang No.12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan, Permendagri No.111 tahun 2014 tentang pedoman teknis peraturan. Hal tersebut adalah sebagai dasar utama BPD dalam pembuatan peraturan (PERDES) sebelum disahkan kepala desa.

“Dalam pembuatan aturan tidak boleh bertentangan dengan aturan yang ada di atasnya. Sehingga BPD harus memiliki pengetahuan yang cukup dalam menyusun peraturan desa sehingga dalam pelaksanaannya tidak terjadi tumpang tindih dengan aturan (UU) yang menjadi pedoman dasar BPD dalam membuat aturan,” ujar Haeruddin salah satu narasumber dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Penilaian Dasawisma, Ini Harapan Kades Paccerakang kepada Tim Penilai dan Kelompok Dasawisma

Sementara itu, Kepala Desa Paccerakang Galaludin juga menuturkan bahwa pelatihan seperti ini tentu merupakan hal yang sangat positif untuk memberikan pengetahuan kepada BPD, sehingga dalam melaksanakan hak dan tanggungjawab dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Reporter.   : Yusuf Gerhana
Editor.        : Asran Salam

Written by 

Related posts

Komentar