Setahun Menjabat, Desa Lamunre Tengah Beralih Status Menjadi Desa Mandiri

Belopainfo – Kepala Desa Lamunre Tengah Suradi DM dan aparat desa melihat berbagai peluang dan potensi yang ada di masyarakat. Kondisi masyarakat Desa Lamunre Tengah yang dominan ASN dan pelaku pasar, coba dilihat Suradi sebagai sebuah peluang.

Utamanya pada masyarkat pelaku pasar. Sejak dulu sejumlah masyarakat desa utamanya kalangan ibu rumah tangga telah aktif membuat tas dengan menggunakan tali kur. Namun karena masih bersifat individu Suradi mencoba mendorong ibu-ibu rumah tangga ini untuk bekerjasama dalam sebuah kelompok kreatif.

Melalui BUMDES kelompok ibu-ibu ini akhirnya mendapatkan bantuan. Kedepannya BUMDES sebagai sebuah lembaga ekonomi, tetap mengawal kelompok ini dengan melakukan sejumlah pelatihan. Hingga dengan adanya peningkatakan kapasitas dan melakukan usaha secara bersama kelompok ini dapat mandiri dengan tetap berada di bawah naungan BUMDES.

Baca Juga :  BLT DD Tersalurkan, Kades Tallang Bulawang: Semua Proses Transparan

Salah satu hal yang menjadi cita-cita Suradi adalah rumah kreatif multiguna. Rumah kreatif ini nantinya akan terdapat berbagai usaha kreatif yang dilakukan langsung oleh masyarakat desa. Kelak tempat ini akan menjadi wadah bersama bukan hanya usaha tapi pelatihan bagi masyarakat.

Di akhir tahun 2020, melalui usaha-usahanya membangun desa bersama aparat desa dan warga, Suradi DM telah beralih status desanya menjadi Desa Mandiri. Sebuah percepatan yang diperoleh hanya dalam satu tahun memimpin desa.

Baca Juga :  RTH BUMDes Harapan Kita Desa Salu Paremang Selatan Diresmikan Hari Ini

Setelah berbagai pencapaian yang diperolehnya dalam membangun desa, Suradi tidak melupakan beberapa hal. Salah satunya keterbukaan informasi. Sejak awal pemerintahannya Suradi telah menerapkan hal ini, mulai dari papan APBDes, keterbukaan informasi penerimaan bantuan sosial dan sebagainya.

Kantor desa pun menjadi pusat informasi. Masyarakat dapat memperoleh berbagai informasi terkait banyak hal dan mengadukan berbagai persoalan. Suradi mengharapkan tidak hanya pemerintah desa yang harus terbuka pada masyarakat, namun sebaliknya masyarakat juga mesti terbuka pada pemerintah desa.

“Sekalipun kami pemerintah desa, kami tetap berharap agar masyarakat dapat menyampaikan berbagai saran dan kritikan kepada kami. Karena tanpa keaktifan masyarakat kami tidak akan bisa memperoleh apa yang dicapai hari ini,” kata Suradi.

Baca Juga :  TP-PKK Desa Sumabu Bagikan Masker ke Warga

Salah satu hal yang akan menjadi icon dari Lamunre Tengah adalah wisata mepet sawah. Wisata yang menjadi salah satu usaha BUMDES ini masih dalam tahap pembangunan. Suradi berharap berbagai usaha bersama di Lamunre Tengah akan berada di bawah naungan BUMDES hingga ke depannya desa yang dipimpinnya dapat menopang kesejahteraan masyarakat.

Reporter : Yusuf Gerhana
Penulis.   : Yusuf Gerhana
Editor.      : Alam Akkitanawa

Written by 

Related posts

Komentar