Cita-cita Jadi Polisi, Ahmad Rifai Kini Sukses Jadi Model dan MUA

  • Whatsapp

Belopainfo —— Setiap manusia tentu memiliki cita-cita, entah itu jadi seorang dokter, polisi, pengusaha, guru dan lain-lain. Keinginan itu diharapkan dapat menjadikan kehidupan kita akan menjadi lebih baik. Namun, kerap kali kita temui bahwa mejalani roda kehidupan tidak selamanya berjalan sesuai dengan keinginan, bahkan apa yang kita inginkan justru tidak tercapai dan apa yang tidak pernah kita pikirkan justru itulah jalan hidup kita.

Misalnya, kita belajar dari perjalanan hidup seorang pria kelahiran 26 Desember 1995, Kota Palopo yang berkeinginan menjadi seorang Polisi. Namun, dari masa ke masa keinginan itu berubah karena adanya faktor luar maupun dari dalam dirinya sendiri.

Kita sebut saja Ahmad Rifai adalah seorang model dan owner AR Makeup. Sejak kecil, ia tak pernah berpikir menjadi seorang model apa lagi menjadi Make–Up Artist (MUA).

Pada usia remaja tepatnya saat kelas XII SMA 1 Palopo tahun 2013, usai melaksanakan Ujian Nasional Ahmad Rifai kemudian mendaftarkan diri untuk ikut tes Polisi di Makassar pada tahun 2013. Ia gugur saat tes tahap kedua.

“Keinginan bercita-cita menjadi seorang Polisi dari sejak dulu, tapi itu hanya keinginan saja dan tidak ada sama sekali keinginan untuk belajar, tesnya pun hanya ikut-ikut saja,” kata Ahmad Rifai.

Setelah diumumkan dirinya belum lolos, ia kembali ke Palopo dan lanjut mendaftar Pramugara di Bandung, tepatnya di Socialite salah satu program kuliah sambil kerja, namun karena jarak yang terlalu jauh akhirnya Ahmad Rifai terpaksa menghentikan niatnya karena kedua orang tuanya tidak mengizinkan.

“Sembari menunggu pengumuman Nasional, saya ikut mendaftar Pramugara dan dari 30 pendaftar hanya 7 orang yang lulus dan harus mendaftar ulang dan registrasi, tapi saya tidak diizinkan dari orang tua karena jaraknya terlalu jauh,” jelasnya.

Setelah itu, pria yang memiliki postur tubuh yang cukup ideal ini akrab disapa Pai, pada awal 2014, ia kemudian mengikuti kembali tes kepolisian saat sebelumnya sudah melalui proses dan giat belajar Psikotes, akademik dll, namun belum juga berhasil karena Ahmad Rifai belum lolos saat tes Pantukhir. Setelah itu, ia kembali ke Palopo dan diarahkan dari orang tuanya untuk mendaftar Kuliah di Universitas Andi Djemma Kota Palopo dan memilih jurusan Hukum.

“Saya mengambil jurusan hukum karena menurut saya hukum itu sangat erat kaitannya dengan profesi kepolisian,” curaian pria berkulit putih ini.

Pada saat semester tiga, Ahmad Rifai mulai mengenal dunia model saat bertemu dengan temannya yaitu Fais yang juga bergelut di dunia Model dan Event Organizer (EO), Fais menilai bahwa Ahmad Rifai memiliki nilai plus, selain berkulit putih, ia juga memiliki postur tubuh dengan tinggi badan kurang lebih 175 cm dan sangat cocok untuk menjadi seorang model.

Selama melakoni dunia Model Ahmad Rifai banyak mengikuti kontes-kontes model apakah itu tingakat regional maupun nasional, kontes-kontes yang pernah ia ikuti diantaranya, Pemilihan Top Model Warda pada tahuan 2014.

“Awalnya mengikuti kontes model hanya ikut-ikut saja, ternyata ada banyak sponsor dan itu yang membuat saya sangat berkesan karena semuanya serba di fasilitasi. Dan mulai dari pengalaman itu saya lebih mendalami dunia model,” jelasnya.

Ahmad Rifai pun semakin dikenal dan hadir disetiap event pemilihan model misalnya, Model Top Color 2015 (juara 2), pemilihan top model otomotif (juara 1), pemilihan top model Jerse , pemilihan model Keren dan Beken 2016, pemilihan Tren Model Indonesia 2017, pemilihan Ana’dara Kallolo 2017 dan pemilihan Top Model tahunan Event Jerry Management.

Lebih lanjut, pada tahun 2016 usai menyelesaikan studynya Ahmad Rifai kemudian mendaftar kerja di salah satu Bank Swasta di Kota Palopo, namun belum lulus, karena sudah berupaya semaksimal mungkin, setelah beberapa waktu istirahat akhirnya ia bertememu dengan teman yang mengajak ia ke Sengkang pada tahun 2018 dan mulai ikut belajar make-up.

Hingga sekarang Ahmad Rifai telah melakoni profesi tersebut dan sudah membuka usaha sebagai MUA dan sudah banyak dikenal di Luwu Raya.

“Sebagai seorang yang melakoni pekerjaan merias wajah, terkadang juga menata rambut klien untuk berbagai kegiatan, mulai dari pesta, wisuda, pernikahan, ataupun keperluan pemotretan, panggung, peragaan, dll,” tutup Ahmad Rifai.

Penulis: Ysf

Pos terkait