Socrates, Diogenes, dan Kegilaan

”Kegilaan”, saya kira adalah jalan alternatif, agar hidup lebih “berisi”, terutama ketika menghadapi keadaan yang dinormalisasi mirip sekarang; di aras politik, perbedaan prinsip demokrasi terancam berkembang ke arah totalitarianisme massa. Di saat bersamaan, demi stabilitas, kekuasaan negara kerap menempuh cara kekerasan menumpas kritisisme sekaligus mengampanyekan rezim autokrasi; di medan budaya, pasar—banyak orang menyebutnya kapitalisme—melalui budaya high consumption, menormalisasi masyarakat menjadi…

Baca Selanjutnya

Waham Kebesaran dan Tiga Juru Selamat dari Ypsilanti

Meski lebih besar, tiga orang perawat sulit membekuk Joseph Cassel yang bertubuh cebol. Di ruangan serba putih, Joseph mengamuk dan meneriakkan khotbah kebangkitannya. Ia juga mengancam menyayat lengannya yang sudah lebih dahulu berdarah. Darah itu, kata Joseph, untuk menebus dosa-dosa umatnya. Nyatanya, ia mengancam orang-orang di sekitarnya dengan menggunakan bekas penutup makanan kaleng. Joseph mengaku dirinya adalah Yesus Kristus dari…

Baca Selanjutnya

Literasi Budaya untuk Ketahanan Budaya

Mempercakapkan topik ini, mungkin amat elok kalau merujuk pada salah satu buku, berjudul Ketahanan Budaya. Buku yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Kebudayaan; Insignia, 2014, salah seorang penulisnya, Ade Makmur K,  merujuk pada pandangan Kartawinata, tatkala berbicara tentang konsep dasar, berkaitan dengan ketahanan budaya. Sebaiknya, saya kutipkan saja, “Ketahanan budaya, dapat diartikan sebagai suatu proses perwujudan kesadaran kolektif yang…

Baca Selanjutnya

Saatnya Aktivis Gerakan Mengedepankan Gerakan Intelektual

Gerakan mahasiswa dalam sejarah peradaban dunia berkali-kali telah menorehkan tinta emasnya. Pergerakan mahasiswa senantiasa memberikan pencerahan baru dalam setiap sikapnya. Di Indonesia, peran mahasiswa angkatan 66, 74, dan 98 telah memberikan label the agent of social control. Apalagi perjuangan mereka tidak lain adalah penyalur lidah masyarakat yang tertindas pada masanya. Kekuatan moral yang terbangun disebabkan karena mahasiswa selalu bergerak secara…

Baca Selanjutnya

Dari Scola ke Keluarga: Siasat Bertahan Era Korona

Kehidupan pasca modern adalah zaman simulakrum, begitu pendakuan Jean Baudrillard, sosiolog abad kini. Analisis Baudrillard ini ditandai oleh dua alasan. Pertama, di masa akan datang—yang artinya saat ini—kehidupan masyarakat akan banyak dimediasi perangkat berteknologi canggih, di mana salah satunya adalah alat komunikasi. Kedua, peralihan dari kehidupan modern ke pascamodern, akan berdampak kepada cara orang berkomunikasi melalui simbol, tanda, bahasa, dan…

Baca Selanjutnya

Dalam Daya Tarik dan Tolak Manusia

Atraksi dan repulsi atau daya tarik dan daya tolak yang berlaku atas seluruh tata penciptaan, dalam pandangan ilmiah modern sangat diyakini bahwa tidak ada atom pun dalam dunia wujud (materi) yang tidak tercakup dalam kekuatan atraksi dan repulsi. Dulu orang tidak menemukan hukum atraksi umum yang universal, tetapi mereka telah menemukan atraksi pada beberapa jasad, dan mengetahui beberapa benda sebagai…

Baca Selanjutnya

Landscape Kejadian Luar Biasa (Covid-19) dalam Kacamata Zizek

Teras rumah menjadi spot menarik untuk merilekskan jiwa berkawan udara pagi. Begitu menariknya spot ini, tak jarang pula kugunakan sebagai tempat meluapkan jiwa dilematis yang terpendam. Begitulah kaum muda berekspresi. Hanyut dalam lamunan dan terbuai kenikmatan awan tipis dengan langit terbentang luas di atasnya. Aku teguk segelas kopi hangat yang tersuguhkah di atas meja, bagai berada di pedesaan. Inilah terkadang…

Baca Selanjutnya

Titik Beda Kesenangan dan Kebahagiaan

Dalam perspektif Murtadha Muthahhari—pemikir Iran—bahwa kebahagiaan dan kesenangan merupakan dua hal yang berbeda, walaupun berdekatan. Kebahagiaan bersifat eksistensial, tidak memiliki perlawanan di dalamnya. Sebaliknya, kesenangan dapat saja berlawanan dengan kesenangan lainnya. Kesenangan yang lawan dari kesengsaraan hanya produk angan-angan diri manusia. Kita menolak kesengsaraan dan menyukai kesenangan adalah pembedaan sifat dan naluri manusia. Akan tetapi kebahagiaan yang dibedakan dari kesenangan…

Baca Selanjutnya

Modern dan Matinya Kosmologi Hierarki

Adapun kosmologi Yunani antik menggambarkan alam atau struktur dunia sebagai hierarki berbagai tingkatan eksistensi, di mana yang lebih di bawah di kondisikan oleh waktu, ruang, dan angka, sementara yang lebih di atas ditempatkan di seberang perguliran waktu, kemeruangan dan berbagai keterbatasan lainnya. Pemaparan Platon dan Timaios, bagi Arthur Oncken Lovejoy, menjadi titik awal gagasan Great Chain of Being yaitu: “…Konsepsi…

Baca Selanjutnya

Jalan Cinta, Jalan Taklid yang Sempurna

Sejarah hidup manusia tak lepas dari pada kesadaran hidupnya dalam sejarah. Manusia adalah makhluk yang menyejarah, demikianlah seringkali kata itu dilekatkan pada manusia. Manusia adalah subjek yang hidup di antara perjalanan waktu. Perjalanan dari sebelumnya hingga perjalanan akan datang. Perjalanan yang tak kosong. Selalu terisi. Hidupnya adalah tentang masa depan. Manusia menghadirkan selalu dirinya umtuk menjangkau “masa depan”. Ilmu futuris…

Baca Selanjutnya
1 2 3