Titik Beda Kesenangan dan Kebahagiaan

Dalam perspektif Murtadha Muthahhari—pemikir Iran—bahwa kebahagiaan dan kesenangan merupakan dua hal yang berbeda, walaupun berdekatan. Kebahagiaan bersifat eksistensial, tidak memiliki perlawanan di dalamnya. Sebaliknya, kesenangan dapat saja berlawanan dengan kesenangan lainnya. Kesenangan yang lawan dari kesengsaraan hanya produk angan-angan diri manusia. Kita menolak kesengsaraan dan menyukai kesenangan adalah pembedaan sifat dan naluri manusia. Akan tetapi kebahagiaan yang dibedakan dari kesenangan…

Baca Selanjutnya

Modern dan Matinya Kosmologi Hierarki

Adapun kosmologi Yunani antik menggambarkan alam atau struktur dunia sebagai hierarki berbagai tingkatan eksistensi, di mana yang lebih di bawah di kondisikan oleh waktu, ruang, dan angka, sementara yang lebih di atas ditempatkan di seberang perguliran waktu, kemeruangan dan berbagai keterbatasan lainnya. Pemaparan Platon dan Timaios, bagi Arthur Oncken Lovejoy, menjadi titik awal gagasan Great Chain of Being yaitu: “…Konsepsi…

Baca Selanjutnya

Jalan Cinta, Jalan Taklid yang Sempurna

Sejarah hidup manusia tak lepas dari pada kesadaran hidupnya dalam sejarah. Manusia adalah makhluk yang menyejarah, demikianlah seringkali kata itu dilekatkan pada manusia. Manusia adalah subjek yang hidup di antara perjalanan waktu. Perjalanan dari sebelumnya hingga perjalanan akan datang. Perjalanan yang tak kosong. Selalu terisi. Hidupnya adalah tentang masa depan. Manusia menghadirkan selalu dirinya umtuk menjangkau “masa depan”. Ilmu futuris…

Baca Selanjutnya

Neraka Persepsi dari Nasruddin Khoja, Ini Salah Itu Salah

Alkisah, sekali tempo dalam suatu perjalanan, Nasruddin Khoja bersama anaknya berjalan masuk ke sebuah desa menggunakan seekor keledai. Saat itu, karena sayang anak, Nasruddin Khoja memilih jalan kaki menuntun keledai dari depan, sementara anaknya yang duduk di atas keledai. Melihat itu, tanpa tedeng aling-aling warga desa membully si anak. ”Dasar anak tak tahu diuntung. Masak ia enak-enakkan di atas keledai,…

Baca Selanjutnya

Implikasi Filosofis Cyberspace

Pada masa pandemi Covid-19 ini, orang-orang mungkin dengan ‘enteng’ tanpa beban eksistensial melakukan segala ritual dan aktivitas dari rumah. Atau dengan semangat kemajuan, berusaha berdamai dengan mesin-mesin berhati dingin. Dengan komputer di atas meja atau handphone pintar dalam genggaman. Setiap kita diharuskan (terpaksa) bekerja lewat layar datar atau ruang- ruang yang dilipat ini selama masa physical distancing. Pelan-pelan, tanpa sadar,…

Baca Selanjutnya

Menyederhanakan yang Kompleks

Beberapa hal yang kita coba pahami sangatlah kompleks, bahkan pada prinsipnya tidak dapat dimengerti. Ada banyak hal yang kompleks di dunia ini, bahkan hal-hal yang tampak sederhana sekalipun sangatlah kompleks. Mungkin Anda tidak akan terkejut mengetahui bahwa mobil, komputer, handphone atau sistem kontrol lalu lintas darat, udara, dan air sangatlah kompleks. Kita semua pernah mendengar anak-anak bertanya mengapa begini dan…

Baca Selanjutnya

Ruang Siber yang Bersahaja di Tahun Politik

Tatkala masyarakat berselisih pendapat, mereka membincang tentang bagaimana kehidupan sosial kita diatur, perihal seperti apa meningkatkan kehidupan dan menciptakan masyarakat yang baik, maka dari sanalah politik bermula untuk menemukan kemufakatan dan kompromi atas debat-debat itu. Politik menyitir Andrew Heywood adalah sebuah kata yang menggambarkan perbincangan antar-subjek, dialog antara manusia dengan manusia, untuk membuat, memperbaiki dan memelihara aturan umum dalam kehidupan[1].…

Baca Selanjutnya

Narasi Singkat Spritualitas, Budaya dan Politik Islam

Mempolitisasi Islam dan mengubahnya menjadi suatu ideologi untuk mencapai kekuasaan, merupakan perubahan penting yang tak syak lagi telah memengaruhi jalannya kehidupan dan peradaban muslim pada masa modern. Namun ketika kalangan islamis menyatakan “Islam adalah jalan hidip yang menyeluruh” dan itu berarti bahwa bentuk-bentuk lahiriah Islam harus meliputi bentuk ekspresi dunia modern, tanpa mempertanyakan secara serius kerangka konseptual yang mendasari dunia…

Baca Selanjutnya

Sajak Kemanusiaan dari Bangsa-Bangsa Empatik

Awal waktu Covid-19 merajalela di negeri Tirai Bambu Cina, beredar di jaringan dinding dunia maya, gambar kardus-kardus bantuan alat kesehatan dari Jepang. Yang unik, saat perhatian Cina terkuras untuk mengatasi pandemi ini, diselipkan sebait puisi di kotak bantuan berisi masker dari Jepang itu: ”Meski berasal dari tempat yang berbeda, namun kita berada di bawah langit yang sama.” Sejarah puisi ini…

Baca Selanjutnya

Menjadi Nahkoda Kehidupan

Menjalani kehidupan merupakan suatu rangkaian proses menghadapi tantangan, hambatan, dan perubahan. Ibarat nahkoda yang tak pernah bebas dari tantangan, hambatan, dan perubahan cuaca. Terpaan ombak ganas harus ia lalui demi kenyamanan penumpang. Terpaan badai harus ia taklukkan demi kepuasan penumpang. Perubahan cuaca harus ia antisipasi demi mencapai dermaga yang dituju. Seorang nahkoda kehidupan gemar mengarungi luasnya samudra pengetahuan sebagai kompas…

Baca Selanjutnya
1 2 3
error: Content is protected !!