Ketua Harian Satgas: Siap Menghadapi New Normal dan Pansus DPRD Luwu

2.7kViews

Sudah berbulan-bulan sejak 2019 yang lalu Covid-19 menjadi musuh manusia. Semenjak kemunculannya di Wuhan Cina sana, manusia sedang berhadapan dengan ancaman yang serius. Penyebarannya antara manusia akhirnya meubah relasi antar manusia itu sendiri. Terbentuk pola interaksi baru. Di Indonesia sekarang ini kasus positif kian hari semakin meningkat. Data terbaru jumlah yang positif menembus angka 34.316 orang, dengan tingkat kesembuhan mencapai 12. 129 orang, sedang yang meninggal mencapai 1.959 orang.

Untuk di Kabupaten Luwu sendiri perkembangan Covid-19 masih juga bertambah  dari sebelumnya walau demikian penyebaran masih bisa dikendalikan oleh Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Luwu. Data terbaru untuk kabupaten Luwu jukah positif mencapai angka 27 orang, 16 orang sudah dinyatakan sembuh dan 10 orang masih dalam perawatan serta 1 orang dinyatakan meninggal.

Melihat situasi ini, di mana Covid-19 belum menunjukkan grafik penurunan, sementara di sisi lain pemerintah sudah menerapkan new normal atau hidup normal baru. Bagaimana strategi Tim satgas menghadapi kebijakan new normal ini ditambah sikap DPR Kabupaten Luwu yang telah membentuk Pansus terkait Covid-19 ini.  Belopa Info menyempatkan mewawancarai Ketua Harian Satgas Covid-19 sekaligus menjabat Kapolres Kabupaten Luwu Fajar Dani Susanto. Berikut petikan wawancaranya:

Baca Juga :  Arham Basmin Bicara Pemuda, Desa dan Provinsi Luwu Raya (sesi pertama) 

Bagaimana perkembangan Tim Gugus Covid-19 sekarang ini?

Perkembangan Satgas pencegahan Covid-19 Alhamdulillah masih dilaksanakan sekarang ini. Dan sekarang sedang mempersiapkan gugus  kegiatan atau program dalam rangka menghadapi new normal atau kehidupan baru yang aman dan produktif.

Bagaimana bentuk new nomal kedepan di Kabupaten Luwu ini?

Perlu dipahami pertama new normal itu apa? Isitlah ini lahir karena adannya Covid-19. Makanya, masyarakat bisa mengalami kebingungan jika tidak dijelaskan bahwa new normal adalah istilah untuk menandai sebuah pola hidup yang baru yang sebenarnya kembali ke perilaku hidup yang sehat lagi dan mengantisipasi diri. Dalam perjalanan hidup kita, sebenarnya sudah seringkai menghadapi hidup new normal Kita contohnya dulu ke mana-mana kita pergi tidak bawah HP dan itu tidak masalah. Namun sekarang kita kita adaptasi mengikuti sesuatu yang hidup baru di mana harus terbiasa dengan HP. Cuma untuk new normal sekarang yang dimaksud adalah spesifik kepada hidup sehat. Dan kita didorong untuk menjalaninya secara normal.  Jadi kesiapan-kesiapan new normal itu prinsipnya kita lebih mengedukasi lagi, mengingatkan lagi kepada warga agar mengembalikan perilaku-perilaku sehat.

Baca Juga :  PKK Luwu dan Swasembada Sayur Mayur Luwu 2022

Seperti apa sosialisasi yang akan dilakukan Tim Satgas menjelaskan new normal ini?

Nantinya akan dikedepankan sosialisasi di desa hingga  RT/RW dalam bentuk program, contoh seperti kawasan tertib masker.  Nanti kita tentukan di tiap kecamatan itu menjadi daerah wajib masker. Sebenarnya program ini langkah awal untuk melatih masyarakat untuk terbiasa.

Bentuk sosialisasinya sepeti apa?

Pertama lewat media, kemudian  penyampaian langsung kepada para kepala desa, serta pemasangan baliho juga kemudian disambut dalam rangka hari jadi bayangkara tingkat polres akan mengadakan lomba desa melawan Covid-19 dengan tema Payung ri Luwu. Diharapkan tiap desa nanti berinovasi dalam rangka kesiapan new normal atau pola hidup baru.

Baca Juga :  Dari Swasembada 2022, Agrobisnis, Penanganan Stunting hingga Posyandu untuk Lansia

Program yang lain seperti apa selain di atas?

Dalam rangka mengantisipasi penyebaran kita tetap melakukan beberapa langkah-langkah atau upaya untuk beberapa titik untuk kita akan lakukan rapid tes massal. Selain itu,  kemudian persiapan juga untuk anak sekolah di mana semua guru akan dirapid tes untuk guru-guru, kepala sekolah, imam masjid, pengurus masjid.

Kemudian bagaimana tanggapan Bapak terkait Pansus Covid-19 oleh DPRD?

Saya menyikapi masalah pansus itu bagian dari hak kewajiban kontrol anggota dewan. Dan apabila ini didasari untuk kepentingan masyarakat kita menyikapinya biasa saja. Dan kita siap hadapi itu nanti. Saya kapolres selaku ketua Tim, Ibu Kejari juga Dandim merupakan bagian Tim Satgas. Kami akan datang jika dewan mengundang untuk meminta pertanggung jawaban. Intinya kami siap menghadapi jika DPR meminta bentuk pertanggungjawaban apa pun.

Reporter. : WM

Editor.      : AS

Written by 

Related posts

Komentar