Modern dan Matinya Kosmologi Hierarki

Adapun kosmologi Yunani antik menggambarkan alam atau struktur dunia sebagai hierarki berbagai tingkatan eksistensi, di mana yang lebih di bawah di kondisikan oleh waktu, ruang, dan angka, sementara yang lebih di atas ditempatkan di seberang perguliran waktu, kemeruangan dan berbagai keterbatasan lainnya. Pemaparan Platon dan Timaios, bagi Arthur Oncken Lovejoy, menjadi titik awal gagasan Great Chain of Being yaitu: “…Konsepsi…

Baca Selanjutnya

Neraka Persepsi dari Nasruddin Khoja, Ini Salah Itu Salah

Alkisah, sekali tempo dalam suatu perjalanan, Nasruddin Khoja bersama anaknya berjalan masuk ke sebuah desa menggunakan seekor keledai. Saat itu, karena sayang anak, Nasruddin Khoja memilih jalan kaki menuntun keledai dari depan, sementara anaknya yang duduk di atas keledai. Melihat itu, tanpa tedeng aling-aling warga desa membully si anak. ”Dasar anak tak tahu diuntung. Masak ia enak-enakkan di atas keledai,…

Baca Selanjutnya

Implikasi Filosofis Cyberspace

Pada masa pandemi Covid-19 ini, orang-orang mungkin dengan ‘enteng’ tanpa beban eksistensial melakukan segala ritual dan aktivitas dari rumah. Atau dengan semangat kemajuan, berusaha berdamai dengan mesin-mesin berhati dingin. Dengan komputer di atas meja atau handphone pintar dalam genggaman. Setiap kita diharuskan (terpaksa) bekerja lewat layar datar atau ruang- ruang yang dilipat ini selama masa physical distancing. Pelan-pelan, tanpa sadar,…

Baca Selanjutnya

Menyederhanakan yang Kompleks

Beberapa hal yang kita coba pahami sangatlah kompleks, bahkan pada prinsipnya tidak dapat dimengerti. Ada banyak hal yang kompleks di dunia ini, bahkan hal-hal yang tampak sederhana sekalipun sangatlah kompleks. Mungkin Anda tidak akan terkejut mengetahui bahwa mobil, komputer, handphone atau sistem kontrol lalu lintas darat, udara, dan air sangatlah kompleks. Kita semua pernah mendengar anak-anak bertanya mengapa begini dan…

Baca Selanjutnya

Sajak Kemanusiaan dari Bangsa-Bangsa Empatik

Awal waktu Covid-19 merajalela di negeri Tirai Bambu Cina, beredar di jaringan dinding dunia maya, gambar kardus-kardus bantuan alat kesehatan dari Jepang. Yang unik, saat perhatian Cina terkuras untuk mengatasi pandemi ini, diselipkan sebait puisi di kotak bantuan berisi masker dari Jepang itu: ”Meski berasal dari tempat yang berbeda, namun kita berada di bawah langit yang sama.” Sejarah puisi ini…

Baca Selanjutnya

Sehimpun Esai yang Tak Biasa

Sebuah esai pada hakikatnya adalah sebuah pengakuan. Namun sudah tentu ia bukan sesuatu yang hanya merekam hal-hal yang bersifat otobiografis saja, demikian Goenawan Mohammad pada prakata kumpulan esainya berjudul Potret Panjang Seorang Penyair sebagai si Malin Kundang. Goenawan memang tidak meneruskan bahwa pada esai ada muatan-muatan sosiokultural sangat penting diketahui. Itulah “muatan” dari esai,  selain dari bentuknya yang ringan dan…

Baca Selanjutnya

Menulis dari ”Rumah”

Every writers has an address, kata Isaac Bashevis Singer, penulis Yahudi peraih nobel sastra 1978. Setiap penulis pasti memiliki alamat. Tanpa alamat, rumah menjadi dislokasi. Dia ada tapi tidak dapat diketahui, apalagi dijangkau.  Rumah tanpa alamat hanya menjadi tempat asing yang berarti tempat yang terputus dari denyut aktivitas, wahana tanpa interaksi. Sudah pasti ia bakal menjadi kawasan terisolasi, sekaligus bukan…

Baca Selanjutnya

200 Tahun Silam, Aku Sudah Banyak Menderita

“Jika Politik itu kotor, puisi akan membersihkannya. Jika politik itu bengkok, sastra akan meluruskannya” Jhon F. Kennedy Saijah. Sosok pemuda yang merasakan getir kehidupan era Hindia Belanda. Tepatnya di distrik Parang Kujang, Lebak-Banten. Saat berusia tujuh tahun, kerbau ayahnya dirampas oleh pejabat distrik,sewaktu sawah hendak dibajak. Apa boleh buat, keris pusaka warisan ayahnya dijual. Dengan uang empat puluh gulden, ayah…

Baca Selanjutnya

Manusia Teknis Versus Makhluk Filosofis

Para sejarawan meyakini, kemampuan teknik manusia sudah dimiliki ketika manusia mulai menyadari dirinya dan lingkungannya. Itu artinya, sejak manusia hidup pertama kali dan membangun jarak dengan alam, kali pertama itulah momen teknologi tercipta. Bahasa adalah teknologi paling dini diciptakan manusia sebagai alat komunikasi, seturut kemudian alat-alat berburu dipakai demi mengefesienkan tenaga saat mencari sumber-sumber makanan. Setelah masa mengumpulkan (food gathering),…

Baca Selanjutnya